Tuesday, 7 July 2015

Pengenalan UML





Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa untuk spesifikasi, visualisasi, konstruksi, dan dokumentasi pembuatan software. Dengan  menggunakan UML (Unified Modeling Language) kita dapat membuat model  untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa  pemrograman apapun. Tetapi karena UML (Unified Modeling Language) juga  menggunakan  class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa-bahasa berorientasi obyek seperti  C++, Java, C# atau VB.NET. Walaupun demikian, UML (Unified Modeling Language) tetap dapat digunakan untuk modeling aplikasi prosedural dalam VB atau C.
Pada tahun 1996, Object Management Group (OMG) mengajukan proposal agar adanya standarisasi pemodelan berorientasi objek dan pada bulan September 1997 UML diakomodasi oleh OMG sehingga sampai saat ini UML telah member kontribusinya yang cukup besar didalam metodologi berorientasi objek dan hal-hal yang terkait didalamnya. (Rosa A.S dan M.Shalahudin, 2013)
Menurut Rosa A.S dan M.Shalahudin (2013), Secara fisik UML adalah sekumpulan spesifikasi yang dikeluarkan oleh OMG. UML terbaru adalah UML 2.3 yang terdiri dari empat macam spesifikasi, yaitu Diagram Interchange Specification, UML Infrastructure, UML Superstructure, dan Object Constraint Language (OCL). Pada UML 2.3 terdiri dari 13 macam diagram yang dikelompokkan dalam 3 kategori, yaitu :
1.      Structure Diagrams
a.      Class diagram
b.      Object diagram
c.       Component diagram
d.      Composite structure diagram
e.       Package diagram
f.        Deployment diagram
2.      Behavior Diagrams
a.      Use Case diagram
b.      Activity diagram
c.       State machine diagram
3.      Intraction Diagrams
a.      Sequence diagram
b.      Communication diagram
c.       Timing diagram
d.      Interaction overview diagram

No comments:

Post a Comment